BENCANA BANJIR DI INDONESIA
BENCANA
BANJIR DI INDONESIA
Bencana banjir yang
selalu menjadi permasalahan pokok bagi bangsa Indonesia mana kala musim penghujan tiba. Bahkan banjir ini tidak
hanya terjadi pada satu wilayah saja, tetapi juga terjadi di beberapa wilayah
nusantara. Ada berbagai penyebab mengapa banjir terus menerus menjadi
permasalahan yang belum terselesaikan. Curah hujan yang begitu tinggi
diperparah dengan keadaan lingkungan buruk, sampah dimana-mana yang menyumbat
saluran air dan juga bangunan yang berdiri diatas saluran air menjadi penyebab
terjadinya banjir.
Banjir sudah terlalu
sering terjadi di wilayah Indonesia, dari banjir yang ringan hingga banjir yang
sangat besar. Seperti Banjir di
Tangse, ACEH pada tahun 2011, Banjir di Jakarta tahun 2007,Banjir di Kalimantan
dn sekitarnya 2021 dan banjir yang lain-lainnya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) melihat penanganan banjir belum efektif. Tercatat jumlah daerah banjir
yang kian meningkat dibeberapa daerah di Indonesia.
Dampak yang ditimbulkan
akibat banjir tidaklah sedikit, tidak hanya merugikan materil saja tetapi juga
merugikan kesehatan, perekonomian dan bisnis. Permasalahan ini terus menjadi
buah bibir banyak kalangan “ akankah bencana banjir akan terus menerus
menerjang wilayah nusnatara saat musim penghujan tiba?”.
Dan yang harus berandil
besar pada permasalahan ini adalah pemerintah Indonesia. Tetapi juga kesadaran
masyarakat juga ikut memiliki peran yang sangat penting untuk menyelesaikan
permasalahan ini. Pemerintah harus
bersikap tegas untuk segera merealisasikan rencana atau upaya pencegahan bencana banjir yang sering terjadi
di Indonesia. Agar tidak lagi terjadi bencana yang sama di setiap tahunnya
selain itu sebagai masyarakat yang baik seharusnya memiliki kesadaraan akan
senantiasa menjaga lingkungan kita dengan baik.
“ Sekali lagi jangan
menyalahkan hujan. Mendungnya membawa berkah, tetes tiap tetesnya membawa
berkah, serta banjirnya yang kau alami pun sebagai berkah atas apa yang sudah
diperlakukan oleh manusia”.
DELIA ANGGRAENI
XII IPS 3 / 09
Komentar
Posting Komentar